Rabu, 18 Juni 2014

Next

Surat dunia

"She is Ana, next month she will go away from me,"

Herliana. Selamat atas prestasi ujian nasionalmu sayang. Kamu telah buktikan bahwa mimpi alm. Kakamu terwujud lagi. Teh hersi memang tak minta apa-apa darimu. Tapi kamu membuat bangga dia sekarang. Ya... dengan sehat wal'afiat untuk bisa melanjutkan sekolah ke tingkat pertama. Terima kasih atas malam penuh perjuangan bersamamu dan kepingan gorengan favorit kita berdua. Terima kasih telah mengenalkan aku pada kebahagiaan keluarga meski pernah ada duka yg tersimpan. Semoga alm. Teh Hersi, yg fotonya selalu tersenyum menatap kita juga sedang bahagia di sana.

I will miss you, next
En.

Good bye

Surat dunia

"Seandainya dulu kata "good bye" susah terucap maka tidak mungkin bisa ada kata "welcome","

Kini inilah yg buatku selalu bahagia meninggalkan masa tersulit. Kata menyerah yg dulu berulang kali diucapkan dan jadi satu-satunya jalan kini telah terhempas dan pecah jauh dari hidupku. Seandainya dulu aku berusaha bertahan dalam meratapi, maka aku tak mungkin bisa nikmati dunia dengan bebasnya. Mensyukuri setiap pertemuan dan menghargai setiap perpisahan. Mengingat kenangan yg tepat untuk diingat dan mengambil pelajaran berharga dari yg telah dilewati. Jika dulu aku berniat berjalan ke belakang, maka aku tak bisa sejauh ini. Karena yg ku tahu, di belakang itu gelap dan di depan siap menyambutku. Good bye ketakutan yg pengecut. Kini aku berani stand up.

Selangkah lagi, mimpi ini jadi nyata.

Next

Surat dunia.

Dear Allah, kelak imamku adalah beliau yg sangat menyayangiku dan putra putriku.

Hari ini aku ke dokter untuk mengantar adikku, Andi yg bermasalah dengan matanya. Seperti biasa, aku menunggu di ruang tunggu. Sambil menunggu ku mainkan handphone untuk membalas bbm dari teman-temanku. Di sebelah kiriku, ada seorang laki-laki dengan seorang putri kecil berusia 3 tahun. Mereka baru keluar dari ruang pemeriksaan dokter. Ku pandangi mereka berdua. Inilah percakapan mereka berdua.
"Dokter bilang kamu sakit pilek, besok stop minum es ya," kata laki-laki itu dengan lembutnya.

"Ayah, es klim enak loh. Aku suka," bela si putri kecil.

"Untuk sementara ya sayang, demi kamu sembuh," kata laki-laki itu menarik hidung putrinya.

"Ayah," kata putri kecilnya.

Pelukannya tak lepas. Mengelus lembut pipi putri kecilnya dan mencium keningnya.

"Ayah obat pahit ya?" Tanya putrinya.

"Pahit tapi hanya 2 detik," jelasnya.

"Kalau aku bisa minum obat sampai habis, es klim ya?" Pinta putri kecilnya.

"Kalau sembuh cepat, baiklah...," jawabnya.

Sambil menunggu, aku terketuk ya Rabb. Seorang ayah yg mengantar putri kecilnya yg sakit. Menjaga dengan hati-hatinya. Dan ini menjadi doa bagiku, aku rindu imamku yg akan mencintai kami selalu. Aku dan putra/putriku kelak. Aku tak akan berhenti meminta ini ya Rabb..

En.

Listen

Surat dunia

"Thank you for listen, everything. You are key but you are lock. Welcome the reality, it is not just a friend, but my beloved too,"

Dimanapun itu, saat kita membuka hati untuk pertemanan maka Allah selipkan kemudahan dari langkah kita. Kapanpun itu, saat kita ikhlas berteman dengan siapapun maka Allah pun ikhlas bersama kita. Siapapun itu, saat kita harus bersama orang lain itulah rezeki yg nikmat. Seperti seorang sahabat, Allah titipkan sayang-Nya lewat sahabat yg setia. Selama apapun hanya berlabel setia. Percaya atau tidak, the first person when I was cry is our family, second is husband or wife if we ger married and later is our friends. Mereka murah kok. Bukan maksudnya mengatakan murahan, tapi tanpa koperan uang mereka tetap datang dan stay di hidup kita. Paling sibuk kalau kita punya masalah, paling sibuk cari solusi maksudnya dan paling kegirangan kalau salah satunya sukses. That is true sign friend. Dan kalau kita belum bisa memberikan banyak untuk sahabat kita, berikan yg terbaik yg kita bisa. Kadang yg salah adalah begini. Setiap orang punya aktivitas masing-masing. Saat sahabat kita minta didengarkan curhatannya justru kita fokus dulu dengan aktivitas yg tidak bisa ditinggal, so berbesar hatilah menyadari saat sahabat kita belum bisa meluangkan waktu. Bangga dong, sahabat kita beraktivitas jelas dan kitanya? Ga perlu manyun. Makanya anjuran berteman banyak itu perlu. Bisa jadi rezeki kita terselip atas hadir mereka.

Dan ingatlah Allah menciptakan kita dengan berbeda-beda suku agar kita saling mengenal satu sama lain.

Semoga terus jadi terawet
En.

Listen

Surat dunia

"Thank you for listen, everything. You are key but you are lock. Welcome the reality, it is not just a friend, but my beloved too,"

Dimanapun itu, saat kita membuka hati untuk pertemanan maka Allah selipkan kemudahan dari langkah kita. Kapanpun itu, saat kita ikhlas berteman dengan siapapun maka Allah pun ikhlas bersama kita. Siapapun itu, saat kita harus bersama orang lain itulah rezeki yg nikmat. Seperti seorang sahabat, Allah titipkan sayang-Nya lewat sahabat yg setia. Selama apapun hanya berlabel setia. Percaya atau tidak, the first person when I was cry is our family, second is husband or wife if we ger married and later is our friends. Mereka murah kok. Bukan maksudnya mengatakan murahan, tapi tanpa koperan uang mereka tetap datang dan stay di hidup kita. Paling sibuk kalau kita punya masalah, paling sibuk cari solusi maksudnya dan paling kegirangan kalau salah satunya sukses. That is true sign friend. Dan kalau kita belum bisa memberikan banyak untuk sahabat kita, berikan yg terbaik yg kita bisa. Kadang yg salah adalah begini. Setiap orang punya aktivitas masing-masing. Saat sahabat kita minta didengarkan curhatannya justru kita fokus dulu dengan aktivitas yg tidak bisa ditinggal, so berbesar hatilah menyadari saat sahabat kita belum bisa meluangkan waktu. Bangga dong, sahabat kita beraktivitas jelas dan kitanya? Ga perlu manyun. Makanya anjuran berteman banyak itu perlu. Bisa jadi rezeki kita terselip atas hadir mereka.

Dan ingatlah Allah menciptakan kita dengan berbeda-beda suku agar kita saling mengenal satu sama lain.

Semoga terus jadi terawet
En.

Listen

Surat dunia

"Thank you for listen, everything. You are key but you are lock. Welcome the reality, it is not just a friend, but my beloved too,"

Dimanapun itu, saat kita membuka hati untuk pertemanan maka Allah selipkan kemudahan dari langkah kita. Kapanpun itu, saat kita ikhlas berteman dengan siapapun maka Allah pun ikhlas bersama kita. Siapapun itu, saat kita harus bersama orang lain itulah rezeki yg nikmat. Seperti seorang sahabat, Allah titipkan sayang-Nya lewat sahabat yg setia. Selama apapun hanya berlabel setia. Percaya atau tidak, the first person when I was cry is our family, second is husband or wife if we ger married and later is our friends. Mereka murah kok. Bukan maksudnya mengatakan murahan, tapi tanpa koperan uang mereka tetap datang dan stay di hidup kita. Paling sibuk kalau kita punya masalah, paling sibuk cari solusi maksudnya dan paling kegirangan kalau salah satunya sukses. That is true sign friend. Dan kalau kita belum bisa memberikan banyak untuk sahabat kita, berikan yg terbaik yg kita bisa. Kadang yg salah adalah begini. Setiap orang punya aktivitas masing-masing. Saat sahabat kita minta didengarkan curhatannya justru kita fokus dulu dengan aktivitas yg tidak bisa ditinggal, so berbesar hatilah menyadari saat sahabat kita belum bisa meluangkan waktu. Bangga dong, sahabat kita beraktivitas jelas dan kitanya? Ga perlu manyun. Makanya anjuran berteman banyak itu perlu. Bisa jadi rezeki kita terselip atas hadir mereka.

Dan ingatlah Allah menciptakan kita dengan berbeda-beda suku agar kita saling mengenal satu sama lain.

Semoga terus jadi terawet
En.

Selasa, 17 Juni 2014

Kali pertama

Surat dunia

"Menangis bukan lagi jawaban atas kegundahan ini, mereka yg buatku bisa tahan air mata ini,"

Dan aku hanyalah selemah-lemahnya hamba-Mu. Satu keping hatiku yg terkoyak dosa dan prasangka pada-Mu. Satu keping hati yg bisa ingkar dalam syukur. Dan satu keping hati yg bisa saja kosong tanpa ku isi undangan akan hadir-Mu. Ya Rabb... inilah iman yg aku tanamkan. Kadang menguat kadang melemah. Iman yg membalut ragaku agar aku bisa tetap menjadi manusia yg Kau pandang mulia dari sana. Ya Rabb... aku rasakan kegelisahan mulai menyambangi hidupku. Hanya dialog bersama-Mu yg meyakinkanku. Satu hal ya Rabb.... telah aku selipkan itu dalam doa. Kau sudah dengar itu. Kau juga telah sediakan semua jawaban atas permintaan. Penawar atas kegelisahan dan petunjuk untuk melangkah. Aku pasrah ya Rabb.... perkenankan aku tetap berdiri di atas kakiku sendiri. Bisa menguatkan orang lain juga.
Sama halnya aku malu, jika aku menyembunyikan bahagiaku di depan mereka. Yaa... mereka paham apa yg tengah aku rasakan. Aku tak mungkin bersedih karena ini ya Rabb. Untuk itu, aku bahagiakan mereka. Sore ini, rasanya damai. Belajar bersama mereka dan bershalawat. Mereka buatku tak ada alasan untuk meratapi semua kegundahan, masalah, kegelisahan, keluhan dan benarlah Kau izinkan aku memeluk mereka dalam mimpi yg ingin aku bangun bersama mereka. Ya... karena mereka aku paham indahnya kenyataan. Tawa riang mereka, celotehan mereka, ahh... tak ada alasan aku harus berhenti tanpa mereka. Harus bisa bersama mereka, aku ingin mengasuh mereka. Yaa... sebagai anak asuh. Sekiranya Kau limpahkan rezeki atas mereka ya Rabb.... agar aku bisa menemani mereka, lama.... lama... sekali.
Ya Rabb.... kali pertama Kau ajak aku bermain tetabuhan qasidahan bersama mereka. Dan luruhlah semua, keluh kesah ini. Ajarkan aku terus untuk mengikhlaskan jalan hidup yg aku jalani, apapun itu. Menerima yg menjadi rezeki dan melepas yg bukan rezekiku. Ammiin...

"Alasan terbaik untuk bersyukur adalah dengan lupa cara bagaimana mengeluh,"

Saung belajar